Harga satu anak tangga

berapa harga dari satu anak tangga?
berapa juga harga dari satu langkah kaki?
lalu harga satu sekop tanah?

pikirkanlah saudaraku
dan kau akan mendapati Rumi berdansa
sampai putarannya terakhir

bahwa "kau tertolak mencapai puncak
kalau kau kehilangan satu anak tangga"
bahwa kau tak akan mengelilingi dunia
kalau tertinggal satu langkah
bahwa kau tak akan menjadikan satu terowongan terwujud
kalau tersisa satu sekop tanah

satu anak tangga
adalah permulaan untuk menapaki ketinggian Kilimanjaro, Fuji, Mounteverest

satu langkah kecil
adalah permulaan untuk mengelilingi Asia, Afrika, Amerika, Eropa, Antartika, Artika, Australia

satu sekop tanah
adalah permulaan untuk menggali terowongan antar pulau Jepang, terowongan perang Vietnam, terowongan kereta bawah tanah Stokholm, sumur minyak Timur Tengah

maka apa hubungannya denganku?
aku hidup tanpa ketinggian
tanpa petualangan mengelilingi dunia
tanpa terkubang dalam lorong-lorong

memang tidak. dan kau bisa mengambil anak tangga itu
untuk menapak jejak tertinggi menuju puncak.... dimanapun kau
satu langkah kecil itu untuk menapak langkah maju...dimanapun kau
satu sekop kecil itu untuk menggali sedalam apa dirimu.... dimanapun kau

dan kau akan dapati
betapa kau diciptakan untuk ketinggian
diciptakan untuk berkeliaran
diciptakan untuk kedalaman
" maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan"

4 komentar:

  yanti

19 Juli 2009 15.44

ketika sulit untuk memulai... (kadang kita tak tahu mana yang harus dilakukan lebih dulu...)
Betul kata anda.. melangkah sajalah... karena jika hanya diam.. asa tak kan pernah diraih

  hanifarrul

26 Juli 2009 08.20

Kata Buaya Hamka, Kehidupan seperti ketika tangan dan kaki kita kuat menghadapi hantaman dalam menaiki anak tangga. Jika kita kuat maka kita akan terus naik dan matang karena bisa mengatasi hantaman jika tidak kita akan terjatuh terjerembab. Dan jika dibandingkan dengan hantaman dan cobaan yang dirasakan nabi-nabi, cobaan kita belum seberapa

  ketikahatinuraniyangberbicara

10 Agustus 2009 01.36

Lama tak mampir, tulisan antum ternyata sudah semakin bertambah..
Assalamu'alaykum Oemar..
Apa kabar?

  Anonim

10 Agustus 2009 20.00

entahlah ada kalanya diri ini merasa tertinggal jauh dr mu..

tp diri ini tetap melangkah.. mengejar rasa ketertinggalan itu, apakah mgkn krna 'start' qt tak sama? bisa jadi..